#bagaiorangterbuang #jmbelog

Kejam
Sungguh kejam dirimu, sayang
Kejam
Seakan tak berperasaan
Setelah puas, ku kau campakkan
Kau hinakan
Nasibku bagai orang terbuang
Tega
Oh, mengapa engkau tega, sayang?
Tega
Habis manis sepah kau buang
Kar'na dia, ku kau campakkan
Kau hinakan
Nasibku bagai orang terbuang
Kurang apa diriku?
Berkorban untukmu
Inikah balasan cintaku?
Kau buatku tak berharga
Di hadapanmu
Ganas-ganas bisa ular kobra
Tak seganas lidah yang berbisa
Yang kini sedang meracuni diriku
Panas-panas api yang membara
Tak sepanaslah hati di dada
Saat aku melihatmu bercumbu
Dengan si dia
Sahabat karibku
Yang kukenalkan padamu
Sahabat karibku
Kini merebut cintaku
Tega
Oh, mengapa engkau tega, sayang?
Tega
Habis manis sepah kau buang
Kar'na dia, ku kau campakkan
Kau hinakan
Nasibku bagai orang terbuang
Ganas-ganas bisa ular kobra
Tak seganas lidah yang berbisa
Yang kini sedang meracuni diriku
Panas-panas api yang membara
Tak sepanaslah hati di dada
Saat aku melihatmu bercumbu
Dengan si dia
Sahabat karibku
Yang kukenalkan padamu
Sahabat karibku
Kini merebut cintaku


Untukmu yang membaca hingga ke titik ini, semoga Allah memeluk hatimu dengan tenang, seperti kau selalu memeluk luka orang lain. Moga setiap langkah disertai tenang, dan setiap ujian membawa pulang hikmah. Semua tulisan berasal dari blog penulis. Kredit dan sumber akan dinyatakan apabila digunakan sebagai tanda hormat kepada asalnya. - Copyright - 2016 © #JMBELOG

2 ulasan: