Sunyi malam mengajar aku bersabar.
Setiap sakit yang hadir, mengingatkan aku:
aku manusia, aku lemah, aku perlu Allah.
Dalam diam, aku menyerahkan diri sepenuhnya:
“Ya Allah, peliharalah aku dalam malam yang panjang ini.
Ringankan tubuhku, teguhkan hatiku,
dan jangan biarkan aku kehilangan harapan. Amin.”
Aku tarik nafas perlahan,
membiarkan ketenangan menembusi setiap urat,
dan percaya bahawa Allah memerhati,
Allah sedang memelihara aku walau dalam lemah.
Catatan Jiwa:
Bila sakit menyerang di malam hari,
jangan takut untuk lemah.
Diam bukan menyerah.
Doa bukan sekadar kata.
Ia adalah teman yang memeluk hati,
dan penawar yang menenangkan jiwa.
0 Comments:
Catat Ulasan
“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”