Hukum Melekatkan Sticker Bismillah di Kereta
"Kadang kita tampal bukan sekadar hiasan, tapi sebagai peringatan... agar setiap perjalanan bermula dengan nama-Nya."
Hukum menampal sticker Bismillah pada kenderaan seperti kereta adalah harus, dengan syarat ia dilakukan dalam keadaan yang tidak membawa kepada penghinaan atau merendahkan ayat suci tersebut.
Penjelasan Hukum
Dalam Islam, ayat-ayat suci seperti Bismillahirrahmanirrahim perlu dijaga kehormatannya. Oleh itu, menampalnya pada kenderaan dibolehkan selagi:
- Tidak diletakkan di tempat yang kotor atau mudah tercemar
- Tidak menyebabkan ayat tersebut dipijak, dilangkah atau dihina
- Diletakkan dengan niat sebagai peringatan kepada Allah
Lokasi yang Disarankan
- Cermin belakang kereta
- Bahagian atas cermin hadapan (tidak mengganggu pandangan)
- Kawasan yang bersih dan tidak disentuh secara tidak hormat
Lokasi yang Perlu Dielakkan
- Bonet belakang (mudah terkena kotoran dan debu)
- Bawah tempat duduk
- Bahagian pintu atau tempat yang sering disentuh tanpa adab
Niat Itu Lebih Penting
Menampal sticker Bismillah bukanlah sebagai tangkal atau pelindung mistik. Ia sepatutnya menjadi:
- Peringatan untuk memulakan perjalanan dengan nama Allah
- Simbol kesedaran bahawa setiap perjalanan berada dalam lindungan-Nya
"Bukan pada sticker itu perlindungan, tapi pada Tuhan yang kita ingat saat melihatnya."
0 Comments:
Catat Ulasan
Komenlah Yang Baik-Baik.
Kerana kata juga ada nyawa.
Apa yang kita tulis, boleh jadi luka atau cahaya.