Rezeki Pagi – Yang Sederhana Tapi Mengenyangkan Jiwa
24 April 2026 | Catatan Kehidupan
Alhamdulillah.
Pagi tadi, rezeki datang dalam bentuk yang cukup sederhana. Tidak mewah, tidak berlebih… tapi cukup untuk membuat hati rasa penuh.
Sebungkus nasi berlauk sambal merah, dibalut kemas dengan kertas coklat, diikat dengan getah hijau — seolah-olah ada cerita kecil yang tersimpan di dalamnya.
Bila dibuka… nampak nasi putih bersama lauk ikan bersambal. Pedasnya jelas, warnanya merah menyala, baunya pula cukup untuk membuat perut yang diam… mula bersuara.
Mungkin bagi orang lain, ini hanya sarapan biasa.
Tapi bagi jiwa yang pernah rasa sempit, yang pernah kira duit sebelum makan, yang pernah tahan lapar demi cukupkan hari — ini bukan sekadar makanan.
Ini adalah rezeki yang dihantar tepat pada waktunya.
Kadang-kadang, Tuhan tak beri kita yang mewah… tapi Dia beri cukup — tepat pada saat kita perlukan.
Dan pagi ini, aku belajar lagi satu perkara:
“Rezeki bukan tentang banyak atau sedikit… tapi tentang cukup dan disyukuri.”
Terima kasih Ya Allah, untuk rezeki yang sederhana ini, tapi cukup mengenyangkan bukan hanya perut… malah hati yang kadang penat tanpa suara.
#JMBELOG | Setiap yang kecil itu, jika disyukuri… akan terasa besar.
0 Comments:
Catat Ulasan
Komenlah Yang Baik-Baik.
Kerana kata juga ada nyawa.
Apa yang kita tulis, boleh jadi luka atau cahaya.