Utusan Rindu

Utusan Rindu

bagaikan pungguk merindui rembulan
kuasyik memuja kadang waktu terlena
mampu melihat nun jauh di alam maya
tapi tak terdaya
menggapai menyapanya

utusan rindu merindui dirimu
kau sering beradu
dalam igauan mimpiku

tapi kutahu jauh dari pancainderaku
cuma kumampu melukis impianku

kan kubina singgahsana
di kaki pelangi indah
agar cahaya rindu ini
mengelilingi ku

apakah itu cuma, cuma impianku saja
sedangkan hakikatnya engkau dan aku berbeza
andainya kau terima impian menjadi nyata
itulah dikatakan jodohnya kita di tangan tuhan

tapi kutahu kau jauh di mataku
cuma kumampu melukis impianku

mampu melihat kau jauh dari pancainderaku
tapi tak terdaya menggapai mencapainya



Untukmu yang membaca hingga ke titik ini, semoga Allah memeluk hatimu dengan tenang, seperti kau selalu memeluk luka orang lain. Moga setiap langkah disertai tenang, dan setiap ujian membawa pulang hikmah. Semua tulisan berasal dari blog penulis. Kredit dan sumber akan dinyatakan apabila digunakan sebagai tanda hormat kepada asalnya. - Copyright - 2016 © #JMBELOG

0 Comments:

Catat Ulasan