Jelmaan Rindu - Dadilia Band


Jelmaan Rindu - Dadilia Band

Terdengar suara disudut hati
Terkadang aku terkenang
Memori indah denganmu

Mengapa aku yang kau sakitkan
Saat dirimu aku perlukan
Hancur semua harapanku kepadamu

Sungguh ku tak mau kehilanganmu
Tak mau lagi hati ku
Jelmaan rindu padamu
Masih lagi diriku ini memanti kehadiran dirimu
Tak perlu ku terluka sebegini

Sungguh sungguh ku sayang padamu
Rindu memang ku rindu padamu
Tak perlu ku harus tersiksa merindui dirimu

Sungguh sungguh ku hanya adamu
Rindu rindu kepadamu
Kembalikan rindu yang dulu sewaktu kau denganku
Ku rindu

Masih lagi diriku ini memanti kehadiran dirimu
Tak perlu ku terluka sebegini

Sungguh sungguh ku sayang padamu
Rindu memang ku rindu padamu
Tak perlu ku harus tersiksa merindui dirimu

Sungguh sungguh ku hanya adamu
Rindu rindu kepadamu
Kembalikan rindu yang dulu sewaktu kau denganku
Ku rindu

Sungguh sungguh ku sayang padamu
Rindu memang ku rindu padamu
Tak perlu ku harus tersiksa merindui dirimu

Sungguh sungguh ku hanya adamu
Rindu rindu kepadamu
Kembalikan rindu yang dulu sewaktu kau denganku
Ku rindu

Lebih Sempurna - Syamel


Lebih Sempurna - Syamel

Ombak laut
Angin bayu
Menemaniku dikala terkenang dirimu

Manis indah
Dalam cinta
Tak pernah ku sangka kau pergi hanya kerana dia

Bertahun sudah kita bersama
Hanya dusta sebalik setia
Kau biarku derita
Menangis di dalam jiwa

Kau terluka akulah peneman
Kau bahagia aku ditinggalkan
Mudahnya kau berubah
Sepiku berteman airmata

Berlalulah kau masa
Aku tidak berdaya
Temukannya
Yang lebih sempurna

Lagu : Syamel/Edry Abdul Halim/Boy Anaz
Lirik : Syamel

Aku Sanggup - Sufi Rashid


Aku Sanggup - Sufi Rashid

Termenung sendu…
Ratapi luka yang telah terguris..

Mengejar bayang… 
Moga terbukanya pintu hati..

Rindu saat kita.. 
Seperti lalu saling menyanyangi..

Namun kau berubah.. 
Tawar hilangnya kasih..

Apa gunanya berbicara.. 
Jika hati tak sekata..

Andainya masih ada cinta.. 
DENGARKANLAH!

(chorus)


JIWA.. Masih mencintai.. 
KITA.. Punya harapan lagi..

Jika kau mahu aku snggup.. 
Mulakan hidup baru..

OHHHH…OHHHH…

Apa gunanya berbicara.. 
Jika hati tak sekata..

Andainya masih ada cinta.. 
DENGARKANLAH..

(ulang chorus)

JIWA.. Masih mencintai.. 
KITA.. Punya harapan lagi..

Jika kau mahu aku sanggup.. 
Mulakan Hidup baru..

SAYANG

Aku sanggup...

Tajuk Lagu:- Aku Sanggup
Artis: Sufi Rashid
Komposer: Edry Abd Halim
Lirik: Edry Abd Halim & Sufi Rashid

Setiamu Gugur Di Mata - EYE

Setiamu Gugur Di Mata - EYE

Sekian lama tak ku dengar, suaramu kekasih 

Dapat aku rasakan, bahangnya perpisahan 

Yang menjarakkan 
Cinta kita



Walaupun tidak kau nyatakan 

Tapi dapat ku rasakan 
Perubahan dirimu yang ketara denganku 
Semenjak engkau mengenali dia



Semenjak diusik keresahan 

Memaksa aku menemuimu 
Alangkah pedihnya hati ini 
Bila kau putuskan perhubungan



Tak mungkin akan ku membiarkan 

Hatiku menangis kerana mu 
Kerana cinta tak kesampaian 
Tapi berilah aku kesempatan



Tidak ku tahu mengapa engkau 

Menghukumku sedemikian 
Tanpa memberi ku kesempatan 
Mempertahankan diriku



Luka hatimu mana tempatnya 

bencimu tiba oh mengapa 
Kasihmu berkubur mana nisannya 
Setiamu gugur di mata



Tak ku sangka begitu 

Singkatnya cinta kita 
Seandainya ku tahu 
Lupakan saja



Andainya keterlanjuranku 

Maafkan daku kekasih 
Kerana menyingkapi sejarah cinta luka 
Yang diakhiri dengan airmata

Kau Tetap Di Jendela Kenanganku - EYE


Kau Tetap Di Jendela Kenanganku - EYE

Bagai nak ku lontarkan diriku ini
Jauh dari lubuk hatiku
Tapi tak tergamak hati kecilku ini
Untukku memisahkannya

Engkau bukan boneka
Ataupun perhiasan
Yang semudah nak ku singkirkan
Aku jua insan yang punya perasaan
Diri ini tak sekejam
Apa yang kau sangkakan

Dalam keretakan cinta
Akhirnya terbelah jua akhirnya
Tetapi engkau tetap
Di jendela kenanganku

Kini kau bukan milikku lagi
Kau mekar di dalam jambangan orang
Tak mungkin dapat
Ku sunting tangkai
Apa lagi nak ku cium harumannya

Aku kini bak kumbang
Yang berterbangan
Antara kuntuman yang berkembangan
Mencari nurbisa penawar duka

Sukar nak ku kikis
Bayangan rindu ini
Menjengah di jendelaku
Puas ku mengusirnya
Tapi tak berupaya
Batinku semakin tersiksa

Wadah Terkini