Terlanjur Menyintaimu - Fair

Terlanjur Menyintaimu - Fair

Dari dahulu mendengarkan suaranya
siapakah itu intan atau permata
lalu kutulis kata - kata pujangga
menghiasi isihatiku hanya untukmu...
Luas lautan usah cuba diduga
jadi ingatan teman sebagai pedoman
namun kuterus cuba mendekatimu
tetapi aku tertewas kita tak serupa
Kau bandingkan ku dengan kekayaan
ternyata aku ketinggalan
walau ikhlas menyintaimu
kau hina tanpa rasa simpati
masih kedengaran nista yg ku cari
Baru kini aku sedari
bukan mudah untuk melewati
sememangnya aku bersalah
tidak mengerti...
Ku antara sejuta yg meminatimu
terlanjur menyinta dgn tulus suci
tanpa jawapan pasti...


Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”