Terlalu Sadis - Ipank

Terlalu Sadis - Ipank
Engkau yang mulai
Engkau yang berjanji
Engkau pula yang mengingkari
Begitu tega tanpa rasa iba
Kau tinggalkan luka

Masih disini di kamar sunyi
Hanya lilin menemani
Harus kemana akan kubawa cerita ini

Sungguh kejam
Terlalu kejam
Pilunya menyesak di dada
Terlalu sadis kata
Menyayat luka lara
Sungguh ku tergoda
Dengan rayuanmu

Sirna lah sudah
Harapan cinta
Yang kita bina
Hilang sia-sia

Pandainya kau bersilat lidah
Seolah aku yang bersalah
Pandainya kau membagi duka
Seolah engkau lah korbannya

Masih disini di kamar sunyi
Hanya lilin menemani
Harus kemana akan kubawa cerita ini

Sungguh kejam
Terlalu kejam
Pilunya menyesak di dada

Terlalu sadis kata
Menyayat luka lara
Sungguh ku tergoda
Dengan rayuanmu

Sirna lah sudah
Harapan cinta
Yang kita bina
Hilang sia-sia

Pandainya kau bersilat lidah
Seolah aku yang bersalah
Pandainya kau membagi duka
Seolah engkau lah korbannya

Kalau kau masih membaca sampai sini
mungkin tulisan ini sedang memeluk hati kau dalam diam.
Di Sini, Jiwa Yang Penat Boleh Berehat.
#JMBELOG

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”