Senja Nan Merah

Senja Nan Merah
Masihkah kita termangu di bawah pepohon itu
Ketika hujan melunturi danau yang terusang
Tidak pernah dibilang hari
Hanyalah debar yang terasa, terasa
Setiap hari dibuai mimpi yang terindah
Dengan menghitung senja merah di hujung sinar
Mencipta kebeningan rahsia pada sehimpun kenangan
Menyimpul satu makna di ruang yang lurus ini
Haruskah kita mencari pada gunung dan lurah
Liku-liku curam insani
Haruskah kita mencari puncak mengilau cahaya
Dalam hidup seribu warna
Di bawah teriring ungkapan pada sebuah wajah
Yang lara kesepian
Haruskah kita mencari suatu senja dalam kepedihan
Haruskah kita mencari dalam senja begini
Kembali kita bertemu
Haruskah kita mencari dalam simpati wangi
Kembali kita bersama
Membilang kenangan yang abadi
Seperti menunggu mentari senja
Menghilang perlahan-lahan di sebalik
Awan yang merah
Haruskah kita mencari dalam senja begini
Kembali kita bertemu
Haruskah kita mencari dalam simpati wangi
Kembali kita bersama
Membilang kenangan yang abadi
Seperti menunggu mentari senja
Menghilang perlahan-lahan di sebalik
Awan yang merah
Di balik awan yang merah
Di balik awan yang merah
Di balik awan yang merah



Untukmu yang membaca hingga ke titik ini, semoga Allah memeluk hatimu dengan tenang, seperti kau selalu memeluk luka orang lain. Moga setiap langkah disertai tenang, dan setiap ujian membawa pulang hikmah. Semua tulisan berasal dari blog penulis. Kredit dan sumber akan dinyatakan apabila digunakan sebagai tanda hormat kepada asalnya. - Copyright - 2016 © #JMBELOG

0 Comments:

Catat Ulasan