Tercipta satu senyuman

Benar hatiku hancur dan ku bersendirian
Tiba-tiba kau muncul untuk menjadi teman
Benar kita pernah bertemu tapi dulu
Dua ke tiga tahun lalu

Aku tertanya
Aku rasa macam tidak percaya
Adakah ini benar-benar cinta
Rasa macam cinta pandang pertama
Adakah ini mimpi saja

Katanya tolong jangan menangis
Aku di sini bersama dirimu
Akan ku di sisimu
Sehingga sehingga matiku

Tercipta satu senyuman
Saat engkau hadir dalam hidupku
Seperti bunga yang layu
Kini mekar kembali

Beginikah rasa cinta
Setelah hatiku hancur tersiksa
Oh bahagianya rasa telah pun tiba

Katanya tolong jangan menangis
Aku di sini bersama dirimu
Akan ku di sisimu
Sehingga sehingga matiku

Tercipta satu senyuman
Saat engkau hadir dalam hidupku
Seperti bunga yang layu
Kini mekar kembali

Beginikah rasa cinta
Setelah hatiku hancur tersiksa
Oh bahagianya rasa telah pun tiba
Oh bahagianya rasa telah pun tiba
Oh bahagianya rasa telah pun tiba

Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

1 ulasan:

  1. Jemput join ^^ https://nasuha-itsmyessay.blogspot.com/2023/02/segmen-pencarian-model-lukisan-digital.html

    BalasPadam

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”