Beraninya kau cuba cari akuSeperti tiada apa yang berlakuPadaku pada dirimuKau benar-benar tak tahu malu
Beraninya kau cuba yakinikuSesenang itu maafkanmuMaafkan semua salahmuHaha kau memang muka tak malu
Diam sudah cukup ku bertahanSungguh malangnya (malangnya)Malangnya (malangnya)Malangnya diriku percaya padamuKau harus kekal
Diam sudah cukup sudah diamSungguh celaka (celaka)Celaka (celaka)Celakanya diri ini kenaliManusia seperti kamu
Beraninya kau tikam belakangkuSesudah itu salahkankuSalah ku bukan salahmuKau benar-benar tak tahu malu
Beraninya kau masih yakinikuSesenang itu maafkanmuMaafkan maafkan dirimuHaha kau silap besar kau perlu
Diam sudah cukup ku bertahanSungguh malangnya (malangnya)Malangnya (malangnya)Malangnya diriku percaya padamuKau harus kekal
Diam sudah cukup sudah diamSungguh celaka (celaka)Celaka (celaka)Celakanya diri ini kenalimuKau harus kekal
Diam sudah cukup ku bertahanSungguh malangnya (malangnya)Malangnya (malangnya)Malangnya diriku percaya padamuKau harus kekal
Diam sudah cukup sudah diamSungguh celaka (celaka)Celaka (celaka)Celakanya diri ini kenaliManusia seperti kamu ho
Oh ohCelakanya diri ini kenali manusia seperti kamuOh diam sudah cukup ku bertahanDiam sudah cukup sudah diam
0 Comments:
Catat Ulasan
“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”