Pujaanku
Mengapakah kau termanguRaut wajahmu mencerminkan sesuatuDakap erat tubuhkuCurahkan rasa itu PujaankuBila dihari tuakuApakan sama seperti waktu yang laluTiap masa bersamaDalam suka dan duka Saat malam mengulit lenamuDan cahaya pagi menyapa dirimuUkir senyuman manis dipipimuPujaanku Sampai usai memutih rambutmuJangan pernah kau ragukan cintakuRelung hati ini cuma ada kamuPujaanku Saat malam mengulit lenamuDan cahaya pagi menyapa dirimuUkir senyuman manis dipipimuPujaanku Sampai usai memutih rambutmu
Jangan pernah kau ragukan cintaku
Relung hati ini cuma ada kamu
Pujaanku
Saat malam mengulit lenamu
Dan cahaya pagi menyapa dirimu
Ukir senyuman manis dipipimu
Pujaanku
Sampai usai memutih rambutmuJangan pernah kau ragukan cintakuRelung hati ini cuma ada kamuPujaanku
0 Comments:
Catat Ulasan
“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”