Doa Buat Ayah (16 Julai)


Doa Buat Ayah (16 Julai)

“Ada yang pergi meninggalkan rindu,
dan ada yang tinggal hanya untuk terus mendoakan...”

16 Julai... genap setahun.
Seorang yang kupanggil Ayah pergi menyahut panggilan abadi.
Yang tinggal cuma kenangan,
Yang mengalir hanya doa.

Hari ini...
langit tak menangis, tapi hatiku sudah lama basah.
Rinduku bukan pada jasadmu saja,
tapi pada caramu memeluk duniaku dengan kasih yang diam.

Aku diam...
Tapi dalam diam itu aku berbicara dengan Tuhan.
Tentang seorang insan bernama Ayah,
yang walau hanya sekadar ayah angkat,
tapi kasihmu padaku melebihi segala nama.


---

Monolog Doaku

Ya Allah...
Hari ini aku datang membawa rindu yang sudah genap setahun,
dengan hati yang masih belajar menerima kehilangan,
dengan jiwa yang masih mencari tenang dalam ingatan.

Ampunilah dosanya, ya Allah.
Sejukkanlah tempat persemadiannya.
Limpahkanlah rahmat-Mu,
dan lapangkanlah alam barzahnya seluas kasih yang pernah dia curahkan kepadaku.

Jika rindu ini adalah jalan menuju pahala,
maka izinkan aku terus merinduinya dalam sujud dan doa.
Jika kenangan ini adalah penghubung antara dua dunia,
maka biarkanlah ia hidup,
meski hanya dalam hati yang tidak pernah lupa.


---

Al-Fatihah...
Untuk hatiku yang masih merindui,
Dan untuk jiwanya yang telah tenang di sisi Ilahi.


---

Salam rindu dari anak yang tak pernah lupa.

---

Monolog ini ditulis untuk semua hati yang sedang merindui insan tersayang yang telah pergi. Semoga mereka ditempatkan di sisi Allah bersama para kekasih-Nya. Aamiin.

Catat Ulasan

1 Ulasan