Kisah Di Sebalik “Lukisan” – El Riss
Lirik Penuh
Terakhir kali engkau menangis, Aku bantu kau melukis, Tiada warna tapi terindah Mungkin aku tak seindah Lakaran yang kau mahu Setidaknya aku mencintaimu Apa kurangnya aku sayang?
Jelas terlihat dari wajahmu Kau sembunyikan sesuatu Aku pejamkan segala keraguan
Mungkin aku tak seindah Lakaran yang kau mahu Setidaknya aku mencintaimu Apa kurangnya aku sayang?
Benar hati ini tidak bisa dijual beli Untukmu ku gapai warna pelangi Agar engkau bisa warnai apa yang kau lukis
Mungkin aku tak seindah Lakaran yang kau mahu Setidaknya aku mencintaimu Apa kurangnya aku sayang?
Beginikah rasanya percintaan jadi taruhan Cuba engkau dengarkan satu satunya rintihan yang tersimpan Mungkin aku tak seindah Lakaran yang kau mahu Setidaknya aku mencintaimu Apa kurangnya aku sayang
Benar hati ini tidak bisa dijual beli Untukmu ku gapai warna pelangi Agar engkau bisa warnai apa yang kau lukis
Refleksi Puitis
Ada cinta yang sederhana, tidak sempurna—tapi di situ terletaknya keindahan tersendiri. Lagu ini menegaskan bahawa cinta tidak semestinya tentang kesempurnaan, tetapi tentang keberanian mencintai walau merasa tak cukup.
Dengan metafora “lukisan”, lagu ini mengajak kita semua bertanya—apakah kita memilih untuk melukis bersama, atau hanya melihat dinding kosong? Sesungguhnya, pada tiap kekurangan, cinta yang setia akan menemui ruang untuk berkembang.
0 Ulasan