SURAH ASY-SYU'ARA AYAT 1 HINGGA 100 ~ #JMBELOG SURAH ASY-SYU'ARA AYAT 1 HINGGA 100
Skip to main content

SURAH ASY-SYU'ARA AYAT 1 HINGGA 100


SURAH ASY-SYU'ARA AYAT 1 HINGGA 100

(Para Penyair)
Surat ke : 26
Jumlah ayat : 227
Juz ke : 19

أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّـيْطٰنِ الرَّجِيْمِ 
بسم الله الرحمن الرحيم

Thaa Siim Miim

Inilah ayat-ayat Al Quran yang menerangkan.

Boleh jadi kamu (Muhammad) akan membinasakan dirimu, karena mereka tidak beriman.

Jika kami kehendaki niscaya Kami menurunkan kepada mereka mukjizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk mereka tunduk kepadanya.

Dan sekali-kali tidak datang kepada mereka suatu peringatan baru dari Tuhan Yang Maha Pemurah, melainkan mereka selalu berpaling daripadanya.

Sungguh mereka telah mendustakan (Al Quran), maka kelak akan datang kepada mereka (kenyataan dari) berita-berita yang selalu mereka perolok-olokkan.

Dan apakah mereka tidak memperhatikan bumi, berapakah banyaknya Kami tumbuhkan di bumi itu pelbagai macam tumbuh-tumbuhan yang baik?

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat suatu tanda kekuasaan Allah. Dan kebanyakan mereka tidak beriman.

Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu menyeru Musa (dengan firman-Nya): "Datangilah kaum yang zalim itu,

(yaitu) kaum Fir'aun. Mengapa mereka tidak bertakwa?"

Berkata Musa: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku takut bahwa mereka akan mendustakan aku.

Dan (karenanya) sempitlah dadaku dan tidak lancar lidahku maka utuslah (Jibril) kepada Harun.

Dan aku berdosa terhadap mereka, maka aku takut mereka akan membunuhku".

Allah berfirman: "Jangan takut (mereka tidak akan dapat membunuhmu), maka pergilah kamu berdua dengan membawa ayat-ayat Kami (mukjizat-mukjizat); sesungguhnya Kami bersamamu mendengarkan (apa-apa yang mereka katakan),

Maka datanglah kamu berdua kepada Fir'aun dan katakanlah olehmu: "Sesungguhnya Kami adalah Rasul Tuhan semesta alam,

lepaskanlah Bani Israil (pergi) beserta kami".

Fir'aun menjawab: "Bukankah kami telah mengasuhmu di antara (keluarga) kami, waktu kamu masih kanak-kanak dan kamu tinggal bersama kami beberapa tahun dari umurmu.

dan kamu telah berbuat suatu perbuatan yang telah kamu lakukan itu dan kamu termasuk golongan orang-orang yang tidak membalas guna.

Berkata Musa: "Aku telah melakukannya, sedang aku di waktu itu termasuk orang-orang yang khilaf.

Lalu aku lari meninggalkan kamu ketika aku takut kepadamu, kemudian Tuhanku memberikan kepadaku ilmu serta Dia menjadikanku salah seorang di antara rasul-rasul.

Budi yang kamu limpahkan kepadaku itu adalah (disebabkan) kamu telah memperbudak Bani Israil".

Fir'aun bertanya: "Siapa Tuhan semesta alam itu?"

Musa menjawab: "Tuhan Pencipta langit dan bumi dan apa-apa yang di antara keduanya (Itulah Tuhanmu), jika kamu sekalian (orang-orang) mempercayai-Nya".

Berkata Fir'aun kepada orang-orang sekelilingnya: "Apakah kamu tidak mendengarkan?"

Musa berkata (pula): "Tuhan kamu dan Tuhan nenek-nenek moyang kamu yang dahulu".

Fir'aun berkata: "Sesungguhnya Rasulmu yang diutus kepada kamu sekalian benar-benar orang gila".

Musa berkata: "Tuhan yang menguasai timur dan barat dan apa yang ada di antara keduanya: (Itulah Tuhanmu) jika kamu mempergunakan akal".

Fir'aun berkata: "Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, benar-benar aku akan menjadikan kamu salah seorang yang dipenjarakan".

Musa berkata: "Dan apakah (kamu akan melakukan itu) kendatipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (keterangan) yang nyata?"

Fir'aun berkata: "Datangkanlah sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika kamu adalah termasuk orang-orang yang benar".

Maka Musa melemparkan tongkatnya, lalu tiba-tiba tongkat itu (menjadi) ular yang nyata.

Dan ia menarik tangannya (dari dalam bajunya), maka tiba-tiba tangan itu jadi putih (bersinar) bagi orang-orang yang melihatnya.

Fir'aun berkata kepada pembesar-pembesar yang berada sekelilingnya: Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai,

ia hendak mengusir kamu dari negerimu sendiri dengan sihirnya; maka karena itu apakah yang kamu anjurkan?"

Mereka menjawab: "Tundalah (urusan) dia dan saudaranya dan kirimkanlah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (ahli sihir),

niscaya mereka akan mendatangkan semua ahli sihir yang pandai kepadamu".

Lalu dikumpulkan ahli-ahli sihir pada waktu yang ditetapkan di hari yang maklum,

dan dikatakan kepada orang banyak: "Berkumpullah kamu sekalian.

semoga kita mengikuti ahli-ahli sihir jika mereka adalah orang-orang yang menang"

Maka tatkala ahli-ahli sihir datang, merekapun bertanya kepada Fir'aun: "Apakah kami sungguh-sungguh mendapat upah yang besar jika kami adalah orang-orang yang menang?"

Fir'aun menjawab: "Ya, kalau demikian, sesungguhnya kamu sekalian benar-benar akan menjadi orang yang didekatkan (kepadaku)".

Berkatalah Musa kepada mereka: "Lemparkanlah apa yang hendak kamu lemparkan".

Lalu mereka melemparkan tali temali dan tongkat-tongkat mereka dan berkata: "Demi kekuasaan Fir'aun, sesungguhnya kami benar-benar akan menang".

Kemudian Musa menjatuhkan tongkatnya maka tiba-tiba ia menelan benda-benda palsu yang mereka ada-adakan itu.

Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah),

mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam,

(yaitu) Tuhan Musa dan Harun".

Fir'aun berkata: "Apakah kamu sekalian beriman kepada Musa sebelum aku memberi izin kepadamu? Sesungguhnya dia benar-benar pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu maka kamu nanti pasti benar-benar akan mengetahui (akibat perbuatanmu); sesungguhnya aku akan memotong tanganmu dan kakimu dengan bersilangan dan aku akan menyalibmu semuanya".

Mereka berkata: "Tidak ada kemudharatan (bagi kami); sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami,

sesungguhnya kami amat menginginkan bahwa Tuhan kami akan mengampuni kesalahan kami, karena kami adalah orang-orang yang pertama-tama beriman".

Dan Kami wahyukan (perintahkan) kepada Musa: "Pergilah di malam hari dengan membawa hamba-hamba-Ku (Bani Israil), karena sesungguhnya kamu sekalian akan disusuli".

Kemudian Fir'aun mengirimkan orang yang mengumpulkan (tentaranya) ke kota-kota.

(Fir'aun berkata): "Sesungguhnya mereka (Bani Israil) benar-benar golongan kecil,

dan sesungguhnya mereka membuat hal-hal yang menimbulkan amarah kita,

dan sesungguhnya kita benar-benar golongan yang selalu berjaga-jaga".

Maka Kami keluarkan Fir'aun dan kaumnya dari taman-taman dan mata air,

dan (dari) perbendaharaan dan kedudukan yang mulia,

demikianlah halnya dan Kami anugerahkan semuanya (itu) kepada Bani Israil.

Maka Fir'aun dan bala tentaranya dapat menyusuli mereka di waktu matahari terbit.

Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa: "Sesungguhnya kita benar-benar akan tersusul".

Musa menjawab: "Sekali-kali tidak akan tersusul; sesungguhnya Tuhanku besertaku, kelak Dia akan memberi petunjuk kepadaku".

Lalu Kami wahyukan kepada Musa: "Pukullah lautan itu dengan tongkatmu". Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar.

Dan di sanalah Kami dekatkan golongan yang lain.

Dan Kami selamatkan Musa dan orang-orang yang besertanya semuanya.

Dan Kami tenggelamkan golongan yang lain itu.

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar merupakan suatu tanda yang besar (mukjizat) dan tetapi adalah kebanyakan mereka tidak beriman.

Dan sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang.

Dan bacakanlah kepada mereka kisah Ibrahim.

Ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Apakah yang kamu sembah?"

Mereka menjawab: "Kami menyembah berhala-berhala dan kami senantiasa tekun menyembahnya".

Berkata Ibrahim: "Apakah berhala-berhala itu mendengar (doa)mu sewaktu kamu berdoa (kepadanya)?,

atau (dapatkah) mereka memberi manfaat kepadamu atau memberi mudharat?"

Mereka menjawab: "(Bukan karena itu) sebenarnya kami mendapati nenek moyang kami berbuat demikian".

Ibrahim berkata: "Maka apakah kamu telah memperhatikan apa yang selalu kamu sembah,

kamu dan nenek moyang kamu yang dahulu?,

karena sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhan Semesta Alam,

(yaitu Tuhan) Yang telah menciptakan aku, maka Dialah yang menunjuki aku,

dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku,

dan apabila aku sakit, Dialah Yang menyembuhkan aku,

dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali),

dan Yang amat kuinginkan akan mengampuni kesalahanku pada hari kiamat".

(Ibrahim berdoa): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh,

dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian,

dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mempusakai surga yang penuh kenikmatan,

dan ampunilah bapakku, karena sesungguhnya ia adalah termasuk golongan orang-orang yang sesat,

dan janganlah Engkau hinakan aku pada hari mereka dibangkitkan,

(yaitu) di hari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,

kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,

dan (di hari itu) didekatkanlah surga kepada orang-orang yang bertakwa,

dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat",

dan dikatakan kepada mereka: "Dimanakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah(nya)

selain dari Allah? Dapatkah mereka menolong kamu atau menolong diri mereka sendiri?"

Maka mereka (sembahan-sembahan itu) dijungkirkan ke dalam neraka bersama-sama orang-orang yang sesat,

dan bala tentara iblis semuanya.

Mereka berkata sedang mereka bertengkar di dalam neraka:

"demi Allah: sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata,

karena kita mempersamakan kamu dengan Tuhan semesta alam".

Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali orang-orang yang berdosa.

Maka kami tidak mempunyai pemberi syafa'at seorangpun,

Kredit : http://www.quran30.net/





Comments

Popular posts from this blog

Drama Cinta Tiada Ganti (Astro Prima)

Drama Cinta Tiada Ganti (Astro Prima)
Saksikan drama terbaru, Cinta Tiada Ganti akan datang di slot Tiara, Astro Prima. Drama arahan Feroz Kader ini diadaptasi dari Telenovela Sanay Wala Nang Wakas. Akan menampilkan lakonan utama Nelydia Senrose, Aedy Ashraf, Hafidz Roshdi dan Dian P. Ramlee.


Drama bersiri 100 episod terbitan Global Station Sdn Bhd ini bakal temui penonton bermula 10 Julai 2018 menerusi slot Tiara, saluran Astro Prima (105).
google

A post shared by Akan Datang Julai 2018 (@dramacintatiadaganti) on Jun 29, 2018 at 7:37am PDT

Sinopsis Drama Cinta Tiada Ganti Mengisahkan cinta antara dua darjat, Bella dan Mukhriz. Pertemuan yang tidak disengajakan mereka di atas kapal membuahkan bibit-bibit cinta. Segalanya indah pada awal perhubungan, walaupun Ara hanyalah seorang gadis biasa, Mukhriz menerimanya dengan hati terbuka. Kerana di matanya Ara cukup sempurna. Mukhriz dibesarkan dengan sempurna dalam keluarga bangsawan dan bakal mewarisi kekayaan keluarga. Namun, dia tidak pernah b…

Delima

Delima 

Sekian lama ku dirantau orang
ingin ku cepat pulang
ke kampung halaman

Delima...Abang pulang..
Aduh mak...Abang pulang tuh mak

Tanam tebu ditanam
tanam di tanah deli
rinduku siang dan malam
padamu kekasih

Burung terbang melayang
terbangnya dari jawa
hatiku cemas dan bimbang
takut tak berjumpa

Ho ho ho
la la la

Aku tak menyangka
abang akan kembali

Tanam tebu ditanam
tanam di tanah deli
rinduku siang dan malam
padamu kekasih


Delima oh delima
sambutlah 'ku datang
dengan senandung lagu melayu

La la la la la

Delima oh delima
aku tak menyangka
kiranya dirimu telah berdua

Lama kutunggu tunggu
tiada kabar darimu
ayah dan ibu menjodohkanku

Sungguh ku tak percaya
'ku kira engkau setia
akhirnya 'ku pulang jadi kecewa 

Sinopsis Hantu Kak Limah (2018)

A post shared by Astro Shaw Sdn Bhd (@astroshaw) on Jul 9, 2018 at 5:55am PDT
Sinopsis Hantu Kak Limah (2018)

Mengisahkan tentang Husin (Datuk Awie) yang pulang ke kampung setelah tidak lagi mencari rezeki di Singapura. Dia kemudian bekerja dengan sahabat baiknya Khuda (TJ Isa), Wani (Sharwani) dan Yeh Sekupang (Allahyarham Rab Khalid) di kilang arang.
Sementara itu, Kak Limah (Delimawati) baru berkahwin dengan sahabat Husin iaitu Khuda. Cinta mereka digambarkan sebagai cinta sejati. Namun, baru sahaja menikmati kebahagiaan rumah tangga, Kak Limah telah ditemui mati dalam keadaan yang mengerikan.
Pada masa sama, Husin bersama rakan-rakannya Wani dan Khuda masuk ke hutan untuk menangkap burung, namun tidak semena-menanya Husin bertemu dengan seorang gadis cantik yang misteri (Uqasha Senrose) di dalam hutan dan jatuh cinta dengannya. Ironinya, sibuk menangkap burung, Husin dan Wani tidak tahu akan berita kematian Kak Limah termasuk suami Kak Limah sendiri, Khuda.
Sementara itu, Yeh S…

Blog List Segment - August Edition by DA (29Julai2018)

Blog List Segment - August Edition by DA Blog List Segment - August Edition by DA
Klik sini untuk join

SINOPSIS MY FULL HOUSE

A post shared by #studioMMP #undergroundfans (@studio5mmp) on May 16, 2018 at 7:58pm PDT
SINOPSIS MY FULL HOUSE
Mengisahkan seorang gadis (penulis) yang telah ditipu oleh sahabatnya sendiri sehingga semua yang dimiliki termasuk rumahnya berpindah tangan dan telah dijual kepada seorang pelakon terkenal. Untuk mendapatkan rumahnya kembali dia bersetuju mengikat kontrak perkawinan dengan pelakon tersebut. 

MY FULL HOUSE TARIKH TAYANGAN : September 2018 SIARAN TV : Astro Ria 104 & Ria HD 123 PENGARAH : Bernard Chauly TERBITAN : Global Station Sdn Bhd PELAKON : Hisyam Hamid, Hannah Delisha, Fahad Iman, Cik Manggis, Alicia Amin, Jasmine Suraya, Azhar Sulaiman
google
Back to the top