#terlalusadis #jmbelog

Engkau yang mulai
Engkau yang berjanji
Engkau pula yang mengingkari
Begitu tega tanpa rasa iba
Kau tinggalkan luka

Masih disini di kamar sunyi
Hanya lilin menemani
Harus ke mana akan ku bawa cerita ini

Sungguh kejam
Terlalu kejam
Pilunya menyesak di dada

Menyayat luka lara
Sungguh ku tergoda
Dengan rayuanmu

Sirna lah sudah
Harapan cinta
Yang kita bina
Hilang sia-sia

Pandainya kau bersilat lidah
Seolah aku yang bersalah
Pandainya kau membagi duka
Seolah engkau lah korbannya

Masih disini di kamar sunyi
Hanya lilin menemani
Harus ke mana akan ku bawa cerita ini

Sungguh kejam
Terlalu kejam
Pilunya menyesak di dada

Menyayat luka lara
Sungguh ku tergoda
Dengan rayuanmu

Sirna lah sudah
Harapan cinta
Yang kita bina
Hilang sia-sia

Pandainya kau bersilat lidah
Seolah aku yang bersalah
Pandainya kau membagi duka
Seolah engkau lah korbannya


Untukmu yang membaca hingga ke titik ini, semoga Allah memeluk hatimu dengan tenang, seperti kau selalu memeluk luka orang lain. Moga setiap langkah disertai tenang, dan setiap ujian membawa pulang hikmah. Semua tulisan berasal dari blog penulis. Kredit dan sumber akan dinyatakan apabila digunakan sebagai tanda hormat kepada asalnya. - Copyright - 2016 © #JMBELOG

2 ulasan:

  1. Ya Allah..mari hindari dari melukai hati teman kita ya

    BalasPadam
  2. Indahnya bahasa, tajamnya berbisa. Itu kata-kata.

    Kata baik maka baik lah
    Kata buruk maka binasa

    BalasPadam