Buatlah yang terbaik


Buatlah yang terbaik, katamu perlahan,
Dengan suara yang nyaris karam dalam diam.
Tak kau tegur, tak kau larang,
Tapi hatimu gemuruh bagai ombak yang tertahan.

Kau tahu, jalan ini bukan milikmu lagi,
Langkahku milikku sendiri.
Namun cinta tak pernah pergi,
Hanya berubah jadi doa yang sunyi.

Kau lepaskan genggam, bukan karena tak sayang,
Tapi karena yakin—rasa harus belajar terbang.
Dan bila nanti ku kembali dengan luka atau bahagia,
Kau tetap di sana,
Menjadi rumah yang tak pernah meminta apa-apa.

Catat Ulasan

0 Ulasan