Buatlah yang terbaik

Buatlah yang terbaik, katamu perlahan,
Dengan suara yang nyaris karam dalam diam.
Tak kau tegur, tak kau larang,
Tapi hatimu gemuruh bagai ombak yang tertahan.

Kau tahu, jalan ini bukan milikmu lagi,
Langkahku milikku sendiri.
Namun cinta tak pernah pergi,
Hanya berubah jadi doa yang sunyi.

Kau lepaskan genggam, bukan karena tak sayang,
Tapi karena yakin—rasa harus belajar terbang.
Dan bila nanti ku kembali dengan luka atau bahagia,
Kau tetap di sana,
Menjadi rumah yang tak pernah meminta apa-apa.

Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”