Pulau Bungin: Pulau Terpadat di Dunia dari Indonesia


Pulau Bungin: Pulau Terpadat di Dunia dari Indonesia

Pulau Bungin: Pulau Terpadat di Dunia dari Indonesia

Pulau Bungin merupakan sebuah pulau unik yang terletak di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia. Pulau kecil ini telah mendapat perhatian dunia kerana dikenal sebagai salah satu pulau dengan kepadatan penduduk tertinggi di dunia.

📍 Lokasi & Fakta Asas

Meskipun kecil, Pulau Bungin memiliki luas sekitar 8,5 hektar, namun dihuni oleh ribuan penduduk yang sebagian besar berasal dari Suku Bajo, suatu komunitas pelaut tradisional yang telah menetap di sana secara turun-temurun. Kebanyakan rumah dibangun sangat rapat, hampir menutupi seluruh daratan sehingga pulau ini tampak seperti satu permukiman padat tanpa ruang hijau atau garis pantai yang jelas.

🏘️ Kepadatan Penduduk

Menurut berbagai laporan, Pulau Bungin kini dihuni oleh sekitar 3.400 hingga 5.000 jiwa, dengan tata letak rumah yang sangat berhimpitan sehingga sulit menemukan ruang terbuka. Fakta ini menjadikan Pulau Bungin terkenal sebagai salah satu pulau dengan densitas penduduk tertinggi — bahkan pernah disebut sebagai pulau terpadat di dunia.

🏝️ Sejarah & Budaya

Nama “Bungin” sendiri berasal dari bahasa Suku Bajo yang berarti sebuah gundukan pasir. Awalnya, pulau ini hanyalah gundukan pasir kecil di tengah laut. Untuk membangun tempat tinggal, penduduk mengumpulkan terumbu karang mati dari dasar laut sebagai fondasi rumah mereka, menambah luas permukaan pulau dari masa ke masa. Tradisi ini menjadi bagian penting dari budaya lokal — bahkan menjadi syarat bagi seorang pemuda yang hendak mendirikan rumah baru.

🌊 Kehidupan & Perekonomian

Mayoritas masyarakat Pulau Bungin bekerja sebagai nelayan atau dalam industri laut seperti penangkapan ikan, lobster, dan budidaya laut lainnya. Pulau ini juga menarik wisatawan karena keunikannya — mulai dari permukiman padat, rumah-rumah di atas karang, hingga kehidupan masyarakat tradisional yang tetap terjaga hingga kini.

📚 Sumber & Rujukan

Catat Ulasan

0 Ulasan