Nikmat Yang Selalu Kita Lupa

Nikmat Yang Selalu Kita Lupa

Nikmat Yang Selalu Kita Lupa

Kadang kita mencari… sedangkan kita sedang memilikinya

Suatu hari, seorang ayah dan anaknya duduk berkelah di tepi sungai. Si ayah mengambil bekal air lalu meminumnya perlahan.

“Segar betul air ni…”

Katanya sambil memandang aliran sungai yang tenang.

“Air ini ciptaan Allah yang luar biasa. Ia menghilangkan dahaga, memberi tenaga. Tanpa air… semua makhluk hidup akan mati.”

Di bawah permukaan air, seekor ikan terdengar kata-kata itu.

Ia menjadi gelisah.

“Air? Apa itu air?”

Lalu ia berenang dari hulu ke hilir, bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya.

“Hei, tahukah kamu di mana air?”

Namun tiada yang mampu menjawab.

Semakin jauh ia mencari… semakin kosong hatinya.

Sehingga akhirnya ia bertemu seekor katak.

“Katak… tahukah kamu di mana air?”

Katak itu tersenyum.

“Wahai sahabat… air itu sedang mengelilingimu. Kau hidup di dalamnya… cuma kau tidak menyedarinya.”

Katak melompat ke atas daun teratai.

“Cuba ikut aku.”

Ikan pun melompat ke daratan.

“Hap… hap… aku tak boleh bernafas!”

Lalu ia segera kembali ke dalam air.

Saat itu… ia mengerti.

Air yang selama ini dicari… sebenarnya sentiasa ada bersamanya.

Begitulah manusia.

Kita mencari kebahagiaan ke sana ke mari, sedangkan kita sedang hidup di dalamnya.

Nikmat Allah itu seperti air bagi si ikan— terlalu dekat… terlalu banyak… sehingga kita lupa untuk menyedarinya.

Kita hanya terasa nilainya… apabila ia hilang.

Kita menghargai sihat… saat sakit. Kita menghargai rezeki… saat kehilangan. Kita menghargai kasih sayang… saat ia sudah tiada.

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, nescaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sesungguhnya manusia itu sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).”

(Surah Ibrahim: 34)

Kadang-kadang… yang kita cari bukan sesuatu yang jauh.

Tetapi sesuatu yang sudah lama ada— cuma hati kita yang belum benar-benar melihat.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد

Di Sini, Jiwa Yang Penat Boleh Berehat- Copyright - 2016 © #JMBELOG

0 Comments:

Catat Ulasan