#kautetapkuhajati #jmbelog

Andai kita hidup bersama
Hari ini dan seterusnya
Sedangkan kita sama
Belum cukup pintar
Mengharungi lautan
Entah berapa luasnya
Sedangkan bekalannya
Masih kekurangan


Pondok usang beratapkan langit
Di kegelapan malam gelita
Bercahaya hanyalah bintang-bintang
Selimut kita angin malam

Maaf, sayang, kupinta padamu
Bukan tiada cinta di hatiku
Tapi belum masanya bagiku
Untuk melamarmu
Bersabar dan sertailah doa
Pada Tuhan penentu segala
Biarpun jasad aku berkubur
Kau tetap kuhajati

Mungkin kita 'kan karam
Ditelan gelombang

Pondok usang beratapkan langit
Di kegelapan malam gelita
Bercahaya hanyalah bintang-bintang
Selimut kita angin malam

Maaf, sayang, kupinta padamu
Bukan tiada cinta di hatiku
Tapi belum masanya bagiku
Untuk melamarmu
Bersabar dan sertailah doa
Pada Tuhan penentu segala
Biarpun jasad aku berkubur
Kau tetap kuhajati

Maaf, sayang, kupinta padamu
Bukan tiada cinta di hatiku
Tapi belum masanya bagiku
Untuk melamarmu
Bersabar dan sertailah doa
Pada Tuhan penentu segala
Biarpun jasad aku berkubur
Kau tetap kuhajati

#airmatasyawal #jmbelog

Sayup, hati ini makin sayup
Rindu, terkenangkan desa permai
Wajah ayah bonda bermain di mata
Mengajakku pulang ke desa
Di hari bahgia hari raya

Lama kutunggu


Jauh dari mata, dekat dalam jiwa
Teguh kasihku tidak berubah

Lama kutunggu
Bertemu di pagi mulia
Namun tidak kesampaian
Air mata jatuh berlinangan

Ku ingin berulang manisnya bersama
Menyambut hari bahgia
Jarak memisahkan rindu pertemuan
Bilakah hasrat jadi nyata?

Duhai ayah bonda, ampunkan anakanda
Tak dapat beraya bersama
Jauh dari mata dekat dalam jiwa
Teguh kasihku tidak berubah

Sayup, hati ini makin sayup
Rindu, terkenangkan desa permai
Wajah ayah bonda bermain di mata
Mengajakku pulang ke desa
Di hari bahgia hari raya

#setelahhatiterluka #jmbelog

Mestikah air mata ini

Membasahi di pipiku

Perlukah ku meratap hiba

Setelah hati terluka


Ku sedar siapa diri ini

Hanya mampu memberi cinta

Namun ku tak mampu

Menatap bahagia


Tiada guna aku ratapi

Kasih dan sayang takkan kembali

Mungkin ini sudah suratan yang azali


Bukan aku mengemis simpati sesiapa

Buat penawar duka yang amat lara

Kerna aku sedari diri umpama kaca

Tak bercahaya pudar warnanya


Mestikah air mata ini

Membasahi di pipiku

Perlukah ku meratap hiba

Setelah hati terluka


Ku sedar siapa diri ini

Hanya mampu memberi cinta

Namun ku tak mampu

Menatap bahagia


Tiada guna aku ratapi

Kasih dan sayang takkan kembali

Mungkin ini sudah suratan yang azali


Bukan aku mengemis simpati sesiapa

Buat penawar duka yang amat lara

Kerna aku sedari diri umpama kaca

Tak bercahaya


Bukan aku mengemis simpati sesiapa

Buat penawar duka yang amat lara

Kerna aku sedari diri umpama kaca

Tak bercahaya pudar warnanya

#kaukurindukan #jmbelog

Telah lama ku pendam rindu

Kini kau berjauhan
Seribu perjalanan
Hati merintih sedih
Tiada berair mata

Kian ingin kau ku lupakan
Kian kau ku rindui
Kesal bertahun lama
Kerna kau tiada

Hidupku kian hampa
Semenjak perpisahan
Hilang tanpa berita
Rindu pada mu jua

Dimanaku cari ganti
Serupa dengan mu
Kesal bertahun lama
Kerna kau tiada
Kesal bertahun lama
Kerna kau tiada
Hilang bertahun lama
Kau ku rindukan

#permatahati #jmbelog

Sekian lamanya

Tiada kesudahan

Siangku gelap bagaikan malam
Hatiku resah dan suram
Datangkah ia mendekatiku
Menerangi duniaku

Lamaku nantikan
Lamaku impikan
Kau tak kunjung datang
Semoga menjadi kenyataan

Engkau permata hati
Engkau curahan hati
Engkau cahaya kasih
Yang menerangi

Bulan menjadi saksi
Malam menjadi mimpi
Namun hatiku pasti
Kaukan kembali
Di sisi oh

Siangku gelap bagaikan malam
Hatiku resah dan suram
Datangkah ia mendekatiku
Menerangi duniaku

Lamaku nantikan
Lamaku impikan
Kau tak kunjung datang
Semoga menjadi kenyataan

Engkau permata hati
Engkau curahan hati
Engkau cahaya kasih
Yang menerangi

Bulan menjadi saksi
Malam menjadi mimpi
Namun hatiku pasti
Kaukan kembali

Engkau permata hati
Engkau curahan hati
Engkau cahaya kasih
Yang menerangi

Bulan menjadi saksi
Malam menjadi mimpi
Namun hatiku pasti
Kaukan kembali

Engkau permata hati
Engkau curahan hati
Engkau cahaya kasih
Yang menerangi

Bulan menjadi saksi
Malam menjadi mimpi
Namun hatiku pasti

Wadah Terkini