#airmatasyawal #jmbelog

Sayup, hati ini makin sayup
Rindu, terkenangkan desa permai
Wajah ayah bonda bermain di mata
Mengajakku pulang ke desa
Di hari bahgia hari raya

Lama kutunggu


Jauh dari mata, dekat dalam jiwa
Teguh kasihku tidak berubah

Lama kutunggu
Bertemu di pagi mulia
Namun tidak kesampaian
Air mata jatuh berlinangan

Ku ingin berulang manisnya bersama
Menyambut hari bahgia
Jarak memisahkan rindu pertemuan
Bilakah hasrat jadi nyata?

Duhai ayah bonda, ampunkan anakanda
Tak dapat beraya bersama
Jauh dari mata dekat dalam jiwa
Teguh kasihku tidak berubah

Sayup, hati ini makin sayup
Rindu, terkenangkan desa permai
Wajah ayah bonda bermain di mata
Mengajakku pulang ke desa
Di hari bahgia hari raya

Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”

Wadah Terkini