Monolog Jiwa – Kadangkala Kita Cukup Lama Menunggu

Monolog Jiwa – Kadangkala Kita Cukup Lama Menunggu

Bila rembulan memandang, kita mengira siapa masih ingat. Kita yang diam, memendam kata. Ini perjalanan kecil tentang bersabar dan tetap muncul.

“Kadang cinta pada diri sendiri adalah tindakan yang paling berani.”
Baca penuh →

Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.


Kalau kau masih membaca sampai sini...
mungkin tulisan ini sedang memeluk hati kau dalam diam..

Baca Selanjutnya →

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”