Jika Ini Yang Terakhir… Sebuah Ucapan Perpisahan Dari Hati
Kadang-kadang kita tak pernah tahu bila detik terakhir itu akan tiba. Bila kata-kata terakhir diucapkan… dan bila pertemuan bertukar menjadi kenangan.
Jika benar ini yang terakhir, mungkin hanya satu yang ingin disampaikan— sebuah ucapan yang tak pernah cukup dengan kata: Terima kasih… di atas segalanya.
Ucapan terima kasih yang tak sempat diungkap
Terima kasih untuk semua senyuman yang pernah aku terima, untuk setiap pelukan yang pernah menguatkan, dan untuk doa-doa yang aku sendiri tak pernah tahu… tapi tetap sampai kepada-Nya.
Kadang, hidup ini terlalu sebentar… tapi kasih sayang yang ikhlas, tak pernah habis walaupun masa berhenti.
Jika esok aku tiada…
Andai esok aku sudah tiada, jangan tangisi pemergian ini terlalu lama.
Cukupkan dengan doa, hadiahkan al-Fatihah, agar perpisahan ini tetap menjadi bukti cinta— bukan sekadar kehilangan.
Tentang kemaafan dan khilaf
Kepada insan yang pernah aku sakiti, maafkan segala khilaf yang pernah terjadi.
Aku hanyalah manusia biasa… yang sedang belajar memperbaiki diri, di celah-celah luka yang mungkin tak pernah terlihat.
Tentang cinta yang tetap tinggal
Dan kepada yang pernah menyayangi aku… jangan pernah lupa:
- Bahagia bukan hanya tentang memiliki
- Tapi juga tentang merelakan
- Kerana yang ikhlas akan tetap hidup dalam hati
Walaupun jasad sudah tidak lagi di sisi.
Jika ini benar yang terakhir… aku undur bukan dengan kehilangan, tetapi dengan doa yang tak pernah putus.
Terima kasih… untuk segalanya yang pernah hadir dalam hidup ini.
Semoga Allah temukan kita semula, di taman syurga yang tak pernah ada perpisahan.
Aamiin Ya Rabb.
Semoga 'diakhir terakhirku' bukan yang terakhir
BalasPadam