Andainya Takdir - ANUAR ZAIN

Andainya Takdir - ANUAR ZAIN

Biarlah tiada pesan dan janji 
Biar tiada kau di sisi 
Aku mengerti 

Seterdaya semampuku 
Kucoba menunggu 
Biarlah lompang hatiku ini 
Mengharap pulang kau yang pergi 

Kembalilah kepadaku 
Tika punah mimpi-mimpimu 
Kembalilah di saat perlu 
Episod-episod duka biar berlalu

Biarlah waktu ini 
Kau bebas berlari
Jika tersasar hilang arahmu 
Pulang ke pangkal ku menunggu 

Kembalilah kepadaku 
Tika punah mimpi-mimpimu 
Kembalilah di saat perlu 
Episod-episod duka biar berlalu 

Oh

Biar sementara ini 
Tiada terisi kekosongan hati 
Diriku air tenang mengalir tuju muara 
Andainya memang takdir, berakhir, kuredha

Kembalilah kepadaku 
Tika punah mimpi-mimpimu 
Kembalilah di saat perlu 
Episod-episod duka

Kembalilah kepadaku 
Tika punah mimpi-mimpimu
Kembalilah di saat perlu 
Episod-episod duka oh biar berlalu 

Oh


Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”