Semakin Sayang semakin kejam

Cukup, cukuplah
Jangan menambah derita lagi
Terlalu banyak jahitan luka
Tak sanggup 'ku menahan sakit
Sudah, sudahlah
Kita cari jalan-jalan sendiri
Biarlah jalinan cinta kasih
Berakhir sampai di sini
Semakin sayang aku padamu
Semakin kajam perlakuanmu
Cukup, cukuplah
Tajam, tajam kata-katamu
Seram, seram perbuatanmu
Tak tahan mata dan telinga
Menerima kenyataan
Sedih, sedih rasa hatiku
Bisa, bisa sakit jiwaku
Tak mampu lagi kubertahan
Untuk hidup bersamamu
Biar hati tak ingin berpisah
Namun kita pun tak mungkin bersatu
'Ku mengharap engkau tak membenciku
Cukup, cukuplah
Tajam, tajam kata-katamu
Seram, seram perbuatanmu
Tak tahan mata dan telinga
Menerima kenyataan
Sedih, sedih rasa hatiku
Bisa, bisa sakit jiwaku
Tak mampu lagi kubertahan
Untuk hidup bersamamu
Biar hati tak ingin berpisah
Namun kita pun tak mungkin bersatu
'Ku mengharap engkau tak membenciku
Cukup, cukuplah
Jangan menambah derita lagi
Terlalu banyak jahitan luka
Tak sanggup 'ku menahan sakit
Semakin sayang aku padamu
Semakin kajam perlakuanmu
Cukup, cukuplah





Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

3 ulasan:

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”