Serpihan jiwa - Fidz

Aku duduk terdiam sepi
di dalam gelap sendirian,
datang sepi tanpa pelangi
tetap setia ku menanti.
Mengapa cinta
berakhir dalam wajah hidupku,
dan rindu menghentam nyawaku
sesali bernafas.
Mengapa rindu
mencabut senyuman wajahku.
Oh tuhan bahagiakan aku
melepaskan dari keangkuhan padamu.
Mengapa kau tak pernah tahu
sejauh ini aku memujamu
tegarnya hatimu mengkhianatiku
apakan dayaku apakah salahku.
Mengapa cinta
tak pernah membahagiakan aku
dan rindu menyiksakan aku
membahagiakan diriku.
Mengapa rindu
menyesakkan nafasku
oh tuhan curahkan kasihmu
kepadaku padaku.


Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”