Ku seorang perindu sepi tak jemu ku terus menanti

Ku seorang perindu sepi tak jemu ku terus menanti


Bilaku rindu padamu 
Terasa kuatnya cintaku 
Terbangkit resah terpandang wajahmu 
Bertambahlah kasih sayangku

Sesaat kau tak ku pandang 
Terasa sepinya jiwaku 
Tertunggu aku hadirnya dirimu 
Walaupun sekelip mata

Betapa sepinya hidup seorang perindu 
Dihanyut oleh keresahan 
Rindu hatiku tak jemu padamu 
Selagi kau masih ku cinta

Biar apa pun yang memisahkan 
Namun ku tetap menyintaimu 
Selagi hidup belum berakhir 
Selagi itu ku merinduimu

Ku seorang perindu sepi 
Tak jemu ku terus menanti

Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”