Wanita Terakhir - Fattah Amin
Wanita Terakhir - Fattah Amin
Menjelang Hari - Hari Bahagia Kita
Kubayang Wajah Indahmu Bersamaku
Disisiku kau ukir senyum manismu
kau masih belum milik ku lagi...
Sambutlah cintaku duhai sayang
cinta kita untuk selamanya
Biarku sentuh hatimu ini
Sendiri...
Selamat malam Wanita Terakhir
Tak mungkin ku kan temu seindah ini
Sampai bila ku harus menanti
Untuk kau menjadi milikku
Ohhhh sayang
Sungguh sempurna
Tiada lain ku mahu
Sambutlah cintaku duhai sayang
Cinta kita untuk selamanya
Biarku sentuh hatimu ini sendiri
Dan aku renangi lautan sepi
Menukil kembali bayang mu disini dalam pelukanku
Selamanya
Sambutlah cintaku duhai sayang
Cinta kita untuk selamanya
Biarku sentuh hatimu ini sendiri
Terimalah cinta ku kekasihku
Ku impi bersamamu hingga ke syurga
Biar kita bahagia untuk selamanya
Abadi
Sambutlah cintaku duhai sayang
Cinta kita untuk selamanya
Biarku sentuh hatimu ini sendiri
Selamat malam Wanita Terakhir
Tak mungkin ku kan temu seindah ini
Sampai bila harus ku menanti
Untuk kau menjadi milikku
Kubayang Wajah Indahmu Bersamaku
Disisiku kau ukir senyum manismu
kau masih belum milik ku lagi...
Sambutlah cintaku duhai sayang
cinta kita untuk selamanya
Biarku sentuh hatimu ini
Sendiri...
Selamat malam Wanita Terakhir
Tak mungkin ku kan temu seindah ini
Sampai bila ku harus menanti
Untuk kau menjadi milikku
Ohhhh sayang
Sungguh sempurna
Tiada lain ku mahu
Sambutlah cintaku duhai sayang
Cinta kita untuk selamanya
Biarku sentuh hatimu ini sendiri
Dan aku renangi lautan sepi
Menukil kembali bayang mu disini dalam pelukanku
Selamanya
Sambutlah cintaku duhai sayang
Cinta kita untuk selamanya
Biarku sentuh hatimu ini sendiri
Terimalah cinta ku kekasihku
Ku impi bersamamu hingga ke syurga
Biar kita bahagia untuk selamanya
Abadi
Sambutlah cintaku duhai sayang
Cinta kita untuk selamanya
Biarku sentuh hatimu ini sendiri
Selamat malam Wanita Terakhir
Tak mungkin ku kan temu seindah ini
Sampai bila harus ku menanti
Untuk kau menjadi milikku
0 Comments:
Catat Ulasan
“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”