#kemaraukasih #jmbelog

Kemarau kasih - Spring 

Engkau yang tidak mengerti
Perasaan hati ini
Yang sedang membakar diri

Bukan ku rayu simpati
Tapi sekadar membela
Hak dan kemanusian
Agar aku tidak engkau persia-siakan

Jika kau merasa aku bersalah
Maafkanlah diriku ( kumohon maaf dirimu)
Tapi jika engkau bersalah
Mengapa kau tak terima
Dimanakah keadilan dihatimu

Kemesraan yang pernah dijalinkan
Janganlah diretakkan
Kita sesama manusia
Punya hati dan perasaan
Janganlah kau perlakukan sesuka mu

Kuhulurkan tangan ku ini
Sebagai tanda perdamaian
Kuluaskan pintu hati ku tanda kasih
Lembutkanlah hati mu sayang
Menerima kemesraan
Jangan dibiarkan
Kemarau kasih berpanjangan
Dan beri rindu kesenian di telaga asmara

Ku hulurkan... sebagai tanda perdamaian
Ku luaskan pintu hati ku tanda kasih
Lembutkanlah... menerima kemesraan
Jangan dibiarkan kemarau berpanjangan

Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”