Terukir wajahmuSayu menikam di kalbuHingga terbukanya pintu hati ini
Hadirmu di sisiBagai cahaya menerangiHidup ku yang kian sepiTanpa kasih suci dan abadi
Namun mengapa beginiDikau pergi pasti tak kembaliSunggu pedih kenyataan iniKetika kau hembus nafasmu yang terakhir
Pergimu bagai satu tandaUntuk ku terus kan melangkahMencari sinar bahagiaBerserah hanya kepadanya
Pergimu satu yang berhargaBagiku lupakan segalaSemoga dikau kan bah'giaBerada di sana untuk selamanyaUh
Namun mengapa beginiDikau pergi pasti tak kembaliSungguh pedih kenyataan iniKetika kau hembus nafasmu yang terakhir
Pergimu bagai satu tandaUntuk ku terus kan melangkahMencari sinar bahagiaBerserah hanya kepadanya
Pergimu satu yang berhargaBagiku lupakan segalaSemoga dikau kan bah'giaBerada di sana untuk selamanyaUntuk selamanya
0 Comments:
Catat Ulasan
“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”