Masih Diberi Ruang Untuk Tersenyum

Masih Diberi Ruang Untuk Tersenyum — #JMBELOG
MONOLOG JIWA — Dari Hati Seorang Pejuang

Masih Diberi Ruang Untuk Tersenyum

Sebuah doa puitis — jujur dan lembut — tentang kelemahan, kesyukuran, dan kasih kepada insan yang dekat di hati.

Aku tak sekuat dulu,
aku tak sesihat dulu.
Ujian demi ujian menimpa,
tapi alhamdulillah,
masih diberikan ruang untuk tersenyum.

Aku sayang semua yang ada di sekelilingku,
walau kadang aku diam, walau kadang aku menjauh.

Maaf… aku tak dapat menjadi yang terbaik untuk semua.
Aku hanya manusia yang masih belajar menenangkan luka,
yang masih cuba menjadi baik di tengah kekurangan yang nyata.

Ya Allah, peluklah hatiku yang penat,
dan jagalah setiap insan yang aku sayang,
meski aku tak mampu selalu ada di sisi mereka.

Sesungguhnya kasih itu Kau tanam dalam hati,
dan aku hanya mampu mendoakan dalam sunyi.


Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”

Wadah Terkini