Amarah Cinta ( OST Melankolia) - Aliff Aziz
setiap sisi ku hamba kasih dan sayang
aku diuji dengan lelah keasyikan
tak pernah aku dibuang ke lembah kegelapan
namun kamu yang melangkah pergi
disaat hatiku terpijak kamu
terlihat cinta merapuh di depan mata
kau bunuh segala harapan jiwa
yang tertinggal hanyalah amarah cinta
mengapa perlu ku bersedih sendirian
sedangkan ku tahu ini hanya dugaan
aku menani satu realiti sarat kecintaan
yang tidak berbisa
aku diuji dengan lelah keasyikan
tak pernah aku dibuang ke lembah kegelapan
namun kamu yang melangkah pergi
disaat hatiku terpijak kamu
terlihat cinta merapuh di depan mata
kau bunuh segala harapan jiwa
yang tertinggal hanyalah amarah cinta
mengapa perlu ku bersedih sendirian
sedangkan ku tahu ini hanya dugaan
aku menani satu realiti sarat kecintaan
yang tidak berbisa
disaat hatiku terpijak kamu
terlihat cinta merapuh di depan mata
kau bunuh segala harapan jiwa
yang tertinggal hanyalah amarah cinta
setiap detik yang kau dusta
nafasku lemah luluh sepi
biarkan semua cinta pergi
kerna hati ini terjerat mati
disaat hatiku terpijak kamu
terlihat cinta merapuh di depan mata
kau bunuh segala harapan jiwa
yang tertinggal hanyalah amarah cinta
disaat hatiku terpijak kamu
terlihat cinta merapuh di depan mata
kau bunuh segala harapan jiwa
yang tertinggal hanyalah amarah cinta
terlihat cinta merapuh di depan mata
kau bunuh segala harapan jiwa
yang tertinggal hanyalah amarah cinta
setiap detik yang kau dusta
nafasku lemah luluh sepi
biarkan semua cinta pergi
kerna hati ini terjerat mati
disaat hatiku terpijak kamu
terlihat cinta merapuh di depan mata
kau bunuh segala harapan jiwa
yang tertinggal hanyalah amarah cinta
disaat hatiku terpijak kamu
terlihat cinta merapuh di depan mata
kau bunuh segala harapan jiwa
yang tertinggal hanyalah amarah cinta
0 Comments:
Catat Ulasan
“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”