Di saat aku pergi

Di saat aku pergi

Biarlah aku pergi
Jangan lagi kau tangisi
Semoga pilihanmu
Yang terbaik untukmu
Memang berat bagiku
Berpisah denganmu
Tapi harus kurelakan
Cinta tak bisa dipaksakan
Mungkin kau bukan cinta sejatiku
Mungkin kau bukan belahan jiwaku
Yang diturunkan Tuhan 'tuk menjadi
Pendamping hidupku
Mungkin kau bukan cinta sejatiku
Mungkin kau bukan belahan jiwaku
Yang diturunkan Tuhan 'tuk menjadi
Pendamping hidupku
Memang berat bagiku
Berpisah denganmu
Tapi harus kurelakan
Cinta tak bisa dipaksakan
Mungkin kau bukan cinta sejatiku
Mungkin kau bukan belahan jiwaku
Yang diturunkan Tuhan 'tuk menjadi
Pendamping hidupku
Mungkin kau bukan cinta sejatiku
Mungkin kau bukan belahan jiwaku
Yang diturunkan Tuhan 'tuk menjadi
Pendamping hidupku
Sudahlah jangan menangis
Sudahlah jangan bersedih
Mungkin benar apa katamu
'Ku bukan cinta sejatimu
Mungkin kau bukan cinta sejatiku
Mungkin kau bukan belahan jiwaku
Yang diturunkan Tuhan 'tuk menjadi
Pendamping hidupku
Mungkin kau bukan cinta sejatiku
Mungkin kau bukan belahan jiwaku
Yang diturunkan Tuhan 'tuk menjadi
Pendamping hidupku






Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

2 ulasan:

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”