DIA - MAT ZAIN

DIA - MAT ZAIN

di kala sepi
ku baca warkah ututsan mu
ku di temani gurisan hati
guris yang amat dalam

ku menung sejenak
bayang wajah mu kian menjelma
tak tahan rasa ingin aku berjumpa
semuanya bagaimana

saata ini haruskah aku
menceritakan segala-galanya
adakah dirinya bisa terimaku seadanya
ku serahkan takdir semuanya

dia ...dia ku puja
dia ...bertakhta di hati
dia ...dia lah segala
buat selama lamanya


Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”