Satu Kata, Seribu Rasa — Melankolia

Satu Kata, Seribu Rasa — Melankolia

Kadang-kadang, kita tidak perlukan banyak kata untuk memahami sesuatu. Cukup satu… tetapi cukup dalam untuk menyentuh seluruh rasa. Dan untuk blog ini, satu kata yang terpilih adalah— Melankolia.


Melankolia…
bukan sekadar sedih yang singgah,
tetapi rasa yang menetap diam di sudut jiwa.

Ia hadir tanpa suara,
membawa kenangan yang tak pernah benar-benar pergi,
dan rindu yang belajar untuk tidak dimiliki.

Di setiap baris yang ditulis,
ada hati yang perlahan bercerita—
tentang luka yang tidak meminta simpati,
tentang sunyi yang memilih untuk difahami.

Kerana dalam melankolia,
kita tidak benar-benar hilang…
kita cuma sedang mencari makna,
dalam diam yang paling dalam. 🤍

Mungkin hanya satu kata… tetapi di situlah terhimpun seribu cerita yang tidak terucap. Dan mungkin, di sinilah tempat jiwa belajar untuk berbicara—dengan caranya sendiri.


Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”