MONOLOG: AKU MENJAUH TAPI DOAKU TETAP DEKAT EPISOD 3 (AKHIR)

“AKU PERGI… TAPI DOA AKU TETAP TINGGAL”

(Suara berat… perlahan… seakan berbisik...)

“Mungkin... selepas ini aku tak lagi ada di sisi kalian...
Tak lagi muncul… tak lagi bertanya kabar...
Bukan kerana aku lupa…
Bukan kerana aku membenci...

Tapi kerana aku sedar...
Ada waktunya… aku perlu memilih untuk menjaga diri sendiri...
Menjaga hati yang lama menanggung luka...
Menjaga jiwa yang terlalu lama pura-pura kuat...

Aku pergi…
Tapi doa aku tetap tinggal…
Tetap setia mengiringi langkah kalian...
Tetap ada... walau tanpa suara...

Semoga kalian bahagia…
Semoga kalian terus kuat...
Semoga kalian jumpa bahagia yang kalian cari...

Dan aku…
Akan terus menjadi sahabat…
Dari jauh…
Dalam diam...
Dalam doa...

Itu janji aku…
Itu cinta aku…
Sebagai sahabat... sampai bila-bila...”

(Sunyi... pandang langit... hembusan nafas perlahan... lalu pergi perlahan-lahan...)

Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”