SAKIT HANYA KITA RASA: EPISOD 2

Episod 2 - Luka Yang Tak Terlihat

(Duduk atas bangku. Tangan genggam lutut. Renung lantai.)

“Orang tanya... Kenapa kau diam?”
“Aku cuma jawab… Tak ada apa...”
Padahal dalam dada... macam ada ribuan pecahan kaca...

“Sakit ini... bukan pada luka yang boleh nampak...”
“Ia ada... di tempat yang tak terjangkau oleh mata...”
“Dalam hati... dalam jiwa...”

(Dia pandang ke depan.)

“Kadang... aku penat...”
“Tapi aku terus pura-pura baik...”
“Sebab aku dah lama belajar...”
“Bercerita pun... belum tentu mereka faham...”

(Senyum paksa. Lampu padam.)
EPISOD 1 ~ 8

Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”