Lambaian Aidil Fitri

Lambaian Aidil Fitri

Suara takbir berkumandang
Membisik di hati
Sebak terasa di dada
Ku teringat kampung halaman

Di pagi indah aidilfitri
Yang mulia ini
Sayup jauh dingatan
Ayah bonda sanak dan saudara

Jangan sedih
Usahlah kau berduka
Melayan gundah di hati
Gema takbir menambat di jiwa

Aidilfitri
Disambut penuh gembira
Walaupun di perantauan
Bersyukurlah kepada Illahi

Ku terharu
Merindukan gurauan

Lambaian di desa
Ayah bonda sanak dan saudara

Ampun maaf
Ku pohonkan di angin lalu

Ampuni anakmu
Dari segala keringan dosa

Ayah dan ibu
Dengarilah rintihan ku
Di hari yang mulia
Aidilfitri penuh syahdu

Jangan sedih
Usahlah kau berduka
Melayan gundah di hati
Gema takbir menambat di jiwa

Ampun maaf
Ku pohonkan di angin lalu

Ampuni anakmu
Dari segala keringan dosa

Ayah dan ibu
Dengarilah rintihan ku
Di hari yang mulia
Aidilfitri penuh syahdu

Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”