Di Antara Diam, Temujanji & Hati Yang Belum Selesai

Di Antara Diam, Temujanji & Hati Yang Belum Selesai

Andai aku terlihat diam,
Andai aku terlihat menyendiri,
Bukan sebab sombong,
Tapi untuk memulihkan diri
Yang lelahnya tak pernah sempat difahami sesiapa.


10.00 pagi | 15 Januari 2026
Temujanji bersama Doktor Pakar 3,
susulan sakit yang lama aku simpan dalam diam.

Darah putih, darah merah,
tekanan darah, paras gula —
semuanya normal.

Cuma hati
ada sedikit masalah.

Mungkin kesan ubat.
Mungkin tubuh sedang berbicara dengan caranya sendiri,
meminta ruang untuk pulih,
meminta aku lebih perlahan terhadap diri sendiri.

Aku belajar hari ini,
tidak semua yang kelihatan baik itu benar-benar selesai,
dan tidak semua yang diuji itu datang untuk menjatuhkan.

Ada yang hadir hanya untuk mengingatkan:
jaga diri, walau dalam diam.


Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”