Delima



Tanam tebu ditanam
Tanam ditanah deli
Rinduku siang dan malam padamu kekasih
Burung terbang melayang
Terbangnya dari jawa
Hatiku cemas dan bimbang takut tak berjumpa

Aku tak menyangka

Abang akan kembali
Tanam tebu ditanam
Tanam ditanah deli
Rinduku siang dan malam padamu kekasih

Delima delima
Sambutlah ku datang
Dengan senandung lagu melayu

Delima delima
Aku tak menyangka
Kiranya dirimu telah berdua
Lama kutunggu-tunggu
Tiada kabar darimu
Ayah dan ibu menjodohkanku
Sungguh ku tak percaya
Kukira engkau setia
Akhirnya ku pulang jadi kecewa
Sirih banyak daunnya
Hidup numpang di batang
Kekasihku yang ku cinta jadi milik orang
Aku tak menyangka
Abang akan kembali

Kemana kubawa hati yang terluka
Kemana kubawa diri yang merana
Kemana kubawa hati yang terluka
Kemana kubawa diri yang merana
Kemana kubawa hati yang terluka
Kemana kubawa diri yang merana


Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”

Wadah Terkini