Kita akan dijemput


Kita Akan Dijemput

Di dalam hidup kita seharian
Ada persamaan inginan
Mencari harta sebanyak mana
Masa terdaya

Bila mentari menyuluh bumi
Kita pun bangkit dari mimpi
Menyambung semula pencarian
Yang terhenti semalam

Kepuasan terpancar jelas
Bila yang dimimpi terbukti
Dengan kekayaan yang dimiliki
Masih tidak lagi mencukupi

Memang begitu sikap manusia
Tidak puas dengan yang ada
Seolah harta di dunia
Bisa bawa ke sana

Kita terlupa harta yang nak di bawa
Amalan seharian itu yang mesti harus di hati
Sudah terlewat bila tubuh terbujur kaku
Tidak berfungsi... di saat itulah
Terlihat semua di mana
Tempat kita...

Harus diingat... kita hanya musafir
Yang didatangkan... hanya sementara
Menghunikan alam
Dan pasti akan dijemput... untuk pulang
Di jemput pulang

Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”