Bila Lidah Terlalu Laju, Tapi Hati Tak Ikhlas

Bahagian 2 – Bila Lidah Terlalu Laju, Tapi Hati Tak Ikhlas

Kita mudah berkata, mudah menilai, mudah menyindir — tapi semua itu lahir dari hati yang belum sembuh.

Aku cepat marah, cepat berkecil,
Tapi lupa untuk bertanya pada hati — "Adakah aku benar-benar jujur pada perasaanku sendiri?"

Ramai yang kelihatan garang di luar, sedangkan dalamnya cuma sedang minta dimengerti. Tapi bila suara tidak datang dari keikhlasan, ia hanya akan menjadi kata-kata yang melukakan orang lain… dan diri sendiri.


Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”