Bintang Kiblat: Bila Matahari Terasa Kecil

Orion’s Belt vs Matahari

Di Nusantara, kita panggil ia Bintang Kiblat 🌌. Buruj Orion memang sejak dahulu dijadikan panduan untuk tunjuk arah kiblat. Kalau tengok langit malam, Orion antara yang paling senang nampak. Di tengah-tengahnya ada tiga bintang bersusun lurus — Alnitak, Alnilam, dan Mintaka. Nampak macam titik kecil je kan? Tapi sebenarnya, bintang-bintang ni jauh lebih besar daripada Matahari kita.

Alnitak
~20 × diameter Matahari
~250,000 × lebih terang
Alnilam
~32 × diameter Matahari
~375,000 × lebih terang
Mintaka
~20 × diameter Matahari
~90,000 × lebih terang
Matahari
1 × (standard)
🌞 kecil dalam skala kosmos

Alnilam saja dah hampir 30 kali ganda lebih besar dan hampir 400,000 kali lebih terang daripada Matahari — kategori bintang supergergasi biru. Alnitak dan Mintaka pun sama: besar, panas, dan sangat terang. Bila dibandingkan dengan mereka, Matahari kita terasa begitu kerdil.

πŸŒ™ Dari jauh, ia hanya kelihatan seperti titik. Namun hakikatnya, besarnya melampaui sang Suria kita. Sama seperti hidup ini — ada perkara nampak kecil, tapi beratnya hanya Allah yang tahu. Dan ada perkara nampak biasa, tapi sebenarnya jadi petunjuk jalan, seperti Orion di langit malam, yang kita panggil Bintang Kiblat.

#JMBELOG | Catatan langit malam


Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”

Wadah Terkini