Nak Abadi

Nak Abadi

Monolog Jiwa — #JMBELOG

Setiap orang punya pandangan sendiri.
Setiap orang punya pilihan hati.
Biarlah mereka mengungkap apa pun tentang diriku —
asalkan jiwa mereka menemukan bahagia.

Siapa aku untuk menghalang?
Cukuplah aku menjadi pendengar, menjadi pemerhati,
menyimpan rahsia di dada, lembut seperti doa,
sebelum tiba saatku pulang ke negeri abadi.

— Untuk hati yang ingin abadi, 10 Ogos 2025


Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

0 Comments:

Catat Ulasan

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”