Benci takkan pernah wujud kalau hati tak pernah peduli.

Dalam membenci, kadang-kadang ada cebisan sayang yang masih tertinggal — mungkin disorok oleh kecewa, mungkin tersembunyi di balik marah. Benci takkan pernah wujud kalau hati tak pernah peduli.

Orang yang kita benci itu selalunya pernah kita sayang.

Dan kadang-kadang... kita benci bukan sebab tak sayang, tapi sebab terlalu sayang sampai rasa terluka.

🌧️🩶 Tapi begitulah hati manusia, berlapis-lapis rasanya.
Yang tampak benci, belum tentu tak ada cinta di hujungnya.

Cari monolog, puisi jiwa dan catatan hati di sini.

1 ulasan:

“Untuk anda yang singgah… tinggalkanlah jejak, tinggalkanlah yang baik-baik, walau sekecil rasa, walau sependek kata.
Kerana setiap kehadiran itu, ada makna yang tak selalu terlihat oleh mata. Dan setiap kata yang kita tinggalkan, akan kembali kepada kita dalam bentuk yang sama.”